Memahami Pentingnya ‘Manajemen Operasional’ Dalam Sebuah Perusahaan

Categories: blog

Menjadikan sebuah perusahaan yang kita miliki lebih berkembang memang membutuhkan perjuangan. Terlebih saat ini banyak bermunculan perusahan-perusahaan kecil atau pun besar. Nah di dalam sebuah perusahaan, tentu saja membutuhkan sebuah manajemen terpercaya untuk membantu mengembangkan perusahaan tersebut.

Ya, salah satunya manajemen operasional. Tanpa adanya manajemen tersebut, tentu akan mustahil menjalankan bisnis. Kenapa bisa demikian? Nah dalam artikel ini kita akan membahasnya lebih jauh lagi dan sebelumnya kita akan memahami terlebih dahulu apa sih itu manajemen. Yuk, langsung aja simak artikel berikut ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Manajemen?

Secara bahasa atau etimologi, manajemen diambil dari bahasa Perancis Kuno yaitu “ménagement” yang artinya adalah seni melaksanakan serta mengatur. Secara umum pengertian manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan pengunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan.

Pengertian manajemen lainnya adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan suatu organisasi dengan cara bekerja dalam team. Dalam sebuah penerapannya manajemen memiliki subyek dan obyek. Subyek adalah orang yang mengatur sedangkan obyek adalah yang diatur. Manajemen adalah ilmu yang sangat luas, bahkan belum jelas asal-usul ilmu ini mulai ada. Karena ilmu manajemen adalah ilmu yang sangat berguna bukan hanya dalam ilmu bisnis tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Manajemen ini merupakan suatu ilmu pengetahuan yang sistematis agar dapat memahami mengapa dan bagaimana manusia saling bekerja sama agar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain maupun golongan tertentu dan masyarakat luas. Adapun orang yang melaksanakan tugas keseharian ataupun tugas yang berkaitan tentang manajemen itu sendiri disebut manajer.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Penjelasan mengenai manajemen memang sangat banyak, di bawah ini merupakan definisi manajemen yang dikemukakan oleh para ahli:

  • Encylopedia of the Social Science: Manajemen adalah proses yang dalam pelaksanaan tujuanya ,direncanakan, dilaksanakan serta diawasi.
  • George R. Terry: Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional maksud yang nyata.
  • Mary Parker Follet: Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Ricky W. Griffin: Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien.
  • Henry Fayol: Manajemen adalah ilmu yang mengandung gagasan atau ide 5 fungsi utama yaitu merancang, memerintah, mengorganisir, mengendalikan dan mengkoordinasi.
  • Eiji Ogawa: Manajemen adalah perencanaan, pengimplementasian serta pengendalian dari setiap kegiatan yang dilakukan oleh setiap perusahaan atau organisasi dengan menetapkan setiap sasaran yang disempurnakan sesuai dengan kondisi (fleksibel).
  • Manullang: Pengertian manajemen menurut Manullang adalah seni dan ilmu pencatatan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, pengawasan terhadap sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  • Luther Gulick: Manajemen adalah suatu bidang ilmu pengetahuan yang berupaya secara sistematis bertujuan untuk memahami bagaimana serta mengapa manusia bekerja sama dalam menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Fungsi Dari Manajemen

Manajemen memiliki 4 fungsi utama yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating) dan pengawasan (controlling). Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing manajemen:

  • Perencanaan (Planning)

Perencanaan mencakup hal-hal pemilihan/penetaan tujuan organisasi dan penetuan strategi, kebijakan, proyeksi, program, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.

  • Pengorganisasian (organizing)

Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut.

  • Pengarahan (Directing)

Pengarahan atau directing adalah tindakan yang berupaya supaya semua anggota kelompok dapat berusaha untuk meraih tujuan yang sesuai dengan rencana manajerial serta usaha. Proses implementasi program supaya bisa untuk dilakukan oleh semua pihak dalam organisasi tersebut dan juga proses memotivasi supaya seluruh pihak dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan mampu menhasilkan produktifitas yang tinggi dan penuh kesadaran.

  • Pengawasan (Controlling)

Proses mengawasi atau yang disebut pengawasan dan pengendalian yang dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, dilaksanakan secara terorganisasi dapat berjalan dengan lancar. Fungsi controlling ini penting, supaya kinerja orang-orang di dalamnya tidak menurun.

Jenis-Jenis Manajemen

Manajemen dibagi menjadi 4 macam yang umumnya kerap kali digunakan diberbagai organisasi. Berikut penjelasan masing-masing dari jenis manajemen tersebut:

  • Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia ini sendiri mempunyai fungsi untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) terbaik untuk menjalankan perusahaan atau pun bisnis yang sedang dijalankan serta bagaimana mengatur serta memelihara SDM terbaik yang telah terpilih tersebut untuk bekerja bersama–sama dan memastikan SDM tersebut tetap bekerja dengan keyakinan penuh terhadap hasil serta menjaga kualitas hasil pekerjaannya, memastikan hasilnya tetap atau bahkan mungkin bertambah di masa yang akan datang.

  • Manajemen Operasional

Manajemen operasional mempunyai peranan membuat suatu produk sesuai standar operasi yang telah ditentukan, produk yang diciptakan mampu memenuhi keinginan klien yang bermacam-macam dengan tidak melalaikan pemakaian proses produksi yang efektif.

  • Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran adalah suatu rencana kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan berdasarkan analisis situasi dan tujuan yang telah ditetapkan untuk menetapkan produk yang disukai pasar, harga, promosi dan penempatan jalur distribusi.

  • Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan memiliki fungsi untuk memastikan jika tindakan bisnis yang dilakukan benar-benar bisa memaksimalkan pencapaian target perusahaan secara ekonomi, di mana laba itu sendiri yang menjadi tolak ukurnya. Peran terpenting dari manajemen keuangan ini sendiri merupakan meyakinkan bahwa perencanaan modal perusahaan benar benar mampu diperoleh untuk membiayai bisnis serta mengatur bagaimana modal yang sudah dimampukan agar dialokasikan dengan tepat sehingga misi perusahaan bisa tergapai secara maksimal.

Kenapa Perusahaan Harus Memiliki Manajemen Terpercaya?

 

Seorang pebisnis yang ingin mengembangkan bisnisnya memerlukan manajemen yang benar-benar terpercaya. Mengapa demikian? Hal ini karena lewat manajemen bisnis yang baik dan terpercaya, bisnis yang dijalankan akan berjalan lebih teratur, administrasi menjadi lebih rapi dan kinerja karyawan menjadi lebih optimal. Tak hanya itu, bisnis yang dijalankan dengan manajemen yang terpercaya akan terlihat lebih profesional.

Seorang pebisnis ketika menjalankan segala macam bisnisnya pasti memerlukan manajemen. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan menjadi lebih dipercayai oleh banyak orang. Secara umum, bisnis yang dijalankan dengan manajerial yang terpecaya memiliki tata kelola yang rapi. Seorang konsumen yang bersedia menjadi partner bisnis kamu akan lebih percaya dengan bisnis yang kamu jalankan.

Alasan lain mengapa seorang pebisnis perlu yang membangun manajemen bisnis yang terpercaya yaitu karena dengan hal tersebut dapat memudahkan pemilik perusahaan dalam membangi tugas. Umumnya dalam sebuah binis atau usaha, setiap orang memiliki tugas masing-masing.

Misalnya bagian administrasi yang bertugas mengurusi dokumen-dokumen administrasi perusahaan, seorang pelaksana bertugas untuk melaksanakan bisnis dan melakukan kerjasama atau seorang audit yang bertugas mengawasi jalannya bisnis yang dijalankan. Pembagian tugas setiap individu dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan keahlian yang dimiliki.

Bayangkan bila pembagian tugas tidak dilakukan dengan pertimbangkan aspek manajemen perusahaan yang tepat, maka pemimpin perusahaan akan mendapati pembagian tugas yang tidak tepat dan tidak sesuai dengan sasaran serta kebutuhan perusahaan.

Oleh karena itu, di sini pebisnis sangat membutuhkan penerapan manajemen yang baik dan terpercaya. Terlebih persaingan yang semakin ketat, membuat bisnis apa yang saja yang digeluti gulung tikar bila tidak diimbangi dengan manajemen bisnis yang terpercaya

Pentingnya Manajemen Operasional Untuk Suatu Perusahaan

Percaya atau tidak, sebuah bisnis mustahil berkembang tanpa adanya manajemen operasional yang dijalankan dengan baik dan terkontrol. Faktanya, manajemen operasional diterapkan dalam suatu bisnis untuk mengelola SDM atau tenaga kerja, peralatan bisnis, mesin hinggga raw material dalam bisnis jasa dan produk barang agar lebih maksimal.

Manajemen operasional merupakan salah satu fungsi utama pada tiap perusahaan selain fungsi Pemasaran dan Keuangan yang saling berhubungan sangat erat dengan fungsi bisnis yang lain. Manajemen operasional dilakukan oleh manajer operasional dalam suatu bisnis atau perusahaan. Seorang manajer operasional akan mengendalikan seluruh fungsi dari proses manajemen seperti perencanaan, pengoragnisasian dalam bisnis, pembentukan atau pemenuhan kebutuhan tenaga kerja hingga kepemimpinan.

Manajemen operasi memang sangat penting dalam pencapaian tujuan perusahaan yaitu profit dan keberlangsungan usaha. Maksudnya dalam kegiatan pemrosesan input menjadi output, tentunya peran manajemen operasi sangat diperlukan untuk dapat mewujudkan keuntungan perusahaan, salah satunya adalah dengan peningkatan aktivitas operasi yang efisien.

Apabila perusahaan melalui kegiatan operasi yang efisien dapat meningkatkan keuntungan, tentunya hal ini berpengaruh baik bagi keberlangsungan usahanya. Oleh karena itulah manajemen operasional sangat penting bagi sebuah perusahaan.

Manajemen operasional merupakan bagian yang paling mahal dalam organisasi atau perusahaan. Hal ini dapat diartikan efektifitas dan efisiensi Manajemen Operasional akan berdampak besar bagi perusahaan. Dalam manajemen operasional berkaitan dengan perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa.

Berikut ini merupakan peran manajemen operasional dalam membangun dan mengembangkan bisnis jasa maupun produk barang:

  • Menghasilkan Barang atau Jasa

Manajemen operasional dalam sebuah bisnis berperan dalam menghasilkan output yang berkualitas dan memiliki kuantitas. Seorang manajer operasional akan menganalisa harga serta kualitas produk sesuai dengan permintaan user atau konsumen. Seorang manajer operasional juga memiliki peran mengambil keputusan dalam mengembangkan bisnis.

Tak hanya itu, dalam menghasilkan barang atau jasa, orang-orang ini mengambil keputusan dalam fungsi operasi hingga sistem transformasi barang. Mereka juga harus menganalisa keputusan yang tepat untuk menjalankan bisnis mulai dari barang belum jadi hingga barang sampai ke tangan konsumen.

  • Mengoperasikan Sistem Produksi dan Operasional Produk

Peran manajemen operasional dalam sebuah bisnis tak hanya sekedar untuk merancang desain dan menghasilkan barang saja. Lebih dari itu, jajaran manajemen operasional berperan dalam mengoperasiokan sistem produksi dan operasional produk. Dalam hal ini mereka wajib menyusun rencana produk dan operasional bisnis. Bila bisnis yang dijalankan berupa produk barang maka manajer operasional akan menyusun produk hingga ke tangan konsumen. Manajer operasional juga akan merencanakan dan mengendalikan persediaan dan pengadaan bahan yang dalam jangka waktu tertentu.

  • Mengendalikan Keputusan Manajemen Operasi

Salah satu alasan mengapa manajemen operasional sangat penting dalam sebuah bisnis adalah karena bisnis harus dikendalikan dengan keputusan yang tepat, terutama pada operasional produk. Sebuah bisnis yang menerapkan manajemen opeasional pastinya akan terhindar dari risiko besar yang merugikan.

Seorang manajer operasional akan mengendalikan keputusan mengenai risiko yang mungkin akan terjadi selama bisnis dijalankan. Tak hanya itu, peristiwa yang tak pasti akan lebih mudah dikendalikan sehingga bisnis tak akan mudah gulung tikar. Sebaliknya karena pengendalian bisnis berjalan lancar dan pengambilan keputusan saat terjadi masalah operasional tepat maka bisnis yang dijalankan tak akan mengalami kendala yang berat.

  • Merencanakan Desain Sistem Produksi dan Operasional

Sepertinya kalimat bisnis tak mudah berkembang tanpa adanya manajemen operasional yang diterapkan memang benar adanya. Pasalnya dalam menjalankan bisnis, seorang manajer operasional juga bertugas dalam merencanakan desain sistem produksi dan operasional. Secara umum, ruang lingkup manajemen operasional dalam sebuah bisnis ialah menyeleksi secara ketat perancangan desain produk. Bayangkan jika tanpa desain produk yang bagus, mustahil bisnis akan mudah dikembangkan. Karena desain produk yang dirancang dengan baik akan selalu diingat konsumen.

Masalah Dalam Manajemen Operasional

Dalam sebuah perusahaan, tentu saja tidak selamanya berjalan lancar. Pasti akan terdapat beberapa masalah yang terjadi. Nah berikut ini merupakan masalah dalam manajemen operasional di dalam sebuah perusahaan:

  • Pemilihan Produk Prioritas

Permasalahan selanjutnya ialah pemilihan produk. Perusahaan perlu menentukan produk dari beragam alternatif ide. Bila terdapat beberapa produk pilihan maka harus ada produk yang diprioristakan untuk diproduksi terutama dalam jangka panjang. Salah satu tips yang perlu diperhatikan dalam memilih produk yang diprioritaskan adalah aspek target market dan pemasarannya.

Target market di sini harus jelas, apakah target marketnya menguntungkan dalam jangka panjang dan dalam skala besar harus diperhatikan. Di sisi lain, bagaimana pemasarannya juga perlu dirinci secara jelas. Sehingga pada saat produk prioritas sudah dipilih tidak ada lagi kendala yang sulit diatasi.

  • Pemilihan Strategi

Sebuah perusahaan tentunya akan menghadapi problem seputar strategi dalam produksi. Permasalahan ini sebenarnya lebih mengacu pada strategi-strategi yang akan dilakukan di dalam sistem produksi. Agar barang atau jasa yang nantinya akan diproduksi dan sesuai dengan kebutuhan konsumen maka biasanya perusahaan akan melalukan sebuah penelitian dan pemasaran. Penelitian ini terbagi menjadi bermacam-macam bentuk salah satunya survei.

  • Perencanaan Produk Awal

Dalam masalah ini perencanaan awal bisa berupa pembuatan atau pencarian ide desain produk. Di mana dalam produksi barang, desain awal terlihat lebih jelas bila dibandingkan dengan produk jasa. Tetapi perlu mempertimbangkan beberapa hal penting seperti manfaat produk yang hendak dibuat, fungsi pendukung produk jasa atau barang tersebut, bentuk desain, estetika dan seni dalam desain sesuai dengan produk barang yang akan diproduksi. Karena desain produk awal ini nantinya akan menjadi acuan dan ditindak lanjuti menjadi sebuah produk yang mana mendekati aslinya.

  • Pembuatan Prototip

Salah satu permasalahan manajemen operasional dalam sebuah perusahaan ialah pembuatan prototip. Sebenarnya pembuatan prototip dilakukan khusus untuk barang yang nantinya akan diproduksi secara massal. Prototip sendiri merupakan produk yang sengaja dibuat untuk percobaan sebelum produk dibuat dalam skala besar. Bila melihat dari fungsinya, fungsi dari prototip adalah untuk menilai kemampuan produk. Apakah produk tersebut sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan atau belum dapat dilihat dari prototip tersebut. Dan hal itu akan terlihat setelah melakukan pengujian prototipe tersebut.

  • Implementasi Produk Jadi

Yang terakhir adalah produk harus dinilai implementasi. Setelah prototip berhasil dibuat tentu saja produk akan mulai diproduksi dan ditawarkan ke konsumen. Namun, permasalahan manajemen operasional belum selesai sampai di sini saja. Produk yang sudah diproduksi dan dipasarkan harus dinilai implementasinya. Perusahaan harus menilai apakah produk jadi tersebut memang dianggap baik untuk konsumen.

Penilaian bisa dilakukan dengan bermacam-macam cara, salah satunya yaitu preference matrix. Cara tersebut diimplementasikan dengan melakukan penilaian berdasarkan kriteria-kriteria yang dianggap penting yaitu berupa pemberian skor atau bobot kepentingannya.

Apakah produk yang telah dipasarkan memiliki bobot yang pas dalam skala minimal ordinal atau tidak, lalu mencari rata-rata skornya. Kemudian membandingkan rata-rata skor dengan standar minimal yang sebelumnya sudah ditentukan oleh perusahaan.

Jika tidak ada manajemen yang baik, maka tentu sangat sulit agar bisa mencapai tujuan yang telah ditentukan. Ya, intinya dengan adanya manajemen maka dapat memberikan cara pandang yang sistematik dalam melihat proses-proses dalam organisasi dan agar kita memahami apa yang dikerjakan oleh manajer, terutama manajer operasional. Sehingga dengan cermat dapat meningkatkan peluang keuntungan dan pelayanan dalam masyarakat serta mampu mengorganisasikan diri pada perusahaan yang produktif.

Nah semoga dengan adanya artikel ini setidaknya dapat memberikan pengetahuan yang mungkin belum kamu miliki. Sampai di sini dulu pembahasan kita mengenai pentingnya sebuah manajemen dalam sebuah perusahaan, semoga bermanfaat…