Bingung Cari Modal Buat Usaha? Ini Cara Untuk Mendapatkannya

Categories: blog

Sangat wajar apabila setiap orang selalu memikirkan untung rugi dalam melakukan segala bentuk tindakan. Baik kelebihan maupun kekurangan dalam melakukan suatu keputusan. Dan sangat menjadi hal yang wajar sekali, apabila seseorang berpikir panjang lagi untuk menentukan suatu keputusan yang memang akan sangat mempengaruhi kehidupannya di masa yang akan datang.

Dan jika Anda berpikir untuk membuat sebuah usaha, pastinya banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipikirkan secara matang, terutama modal untuk usaha tersebut. Karena modal merupakan faktor terpenting dalam sebuah usaha yang akan dijalankan atau yang ingin dikembangkan. Dan juga modal bagaikan pondasi awal sebuah usaha yang akan dibangun.

Besar atau tidaknya modal tergantung jenis usaha yang akan dibangun. Modal usaha yang paling dominan selain pengalaman, keberanian dan juga networking yaitu uang. Namun dari beberapa modal yang disebutkan di atas, kebanyakan calon pengusaha merasakan kendala yang paling besar yaitu mendapatkan modal berupa uang.

Nah, pastinya kalian semua banyak sekali kan mendengar pertanyaan tentang bagaimana cara memperoleh modal usaha untuk hendak memulai bisnis skala mikro, kecil maupun menengah. Yaps, di artikel ini kita akan ngebahas tentang cara memperoleh modal usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnis. Berikut cara-cara yang harus dilakukan untuk mendapatkan modal usaha, yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Modal dari Tabungan

Jika ingin mendapatkan modal usaha, Anda dapat memperolehnya dengan menggunakan dana Anda sendiri. Misalnya, dengan menggunakan dana simpanan yang sudah Anda tabung selama ini. Inilah pentingnya menabung, ketika kita menerapkan hidup hemat dengan menyisihkan sebagian pendapatan yang kita miliki, ketika kita ingin membuka usaha sendiri, maka bisa menggunakan uang yang telah ditabung. Dan jika belom cukup, maka Anda juga bisa menutupi kekurangan dana tersebut dengan menjual berbagai aset berharga yang Anda miliki saat ini, hingga sampai tercukupi modal tersebut.

Contohnya:

Gaji dalam sebulan sebesar Rp 5.000.000, modal yang Anda butuhkan sejumlah Rp 20.000.000. Dengan mencoba menyisihkan Rp 2.000.000,00 sebulan, maka total uang Anda dalam 10 bulan akan menjadi Rp 20.000.000,00. Nah, sekarang Anda sudah siap memulai bisnis dengan hasil tabungan selama 10 bulan.

Yang harus Anda ingat, tidak ada salahnya sedikit berkorban untuk kesuksesan bisni Anda sendiri. Anggap aja Anda sedang berinvestasi untuk memperoleh keuntungan-keuntungan yang lebih besar, setelah usaha Anda berhasil berjalan nanti. Ingat, berusaha juga masuk kategori berinvestasi, yaitu Anda menginvestasikan dana Anda pada usaha Anda sendiri.

2. Mencari Dana Hibah Perusahaan

Cara untuk mendapatkan modal usaha selain dengan menabung, modal juga dapat diperoleh dari dana hibah perusahaan, baik perusahaan pemerintah maupun swasta. Saat ini perusahaan-perusahaan besar biasanya memiliki budget atau anggaran tersendiri untuk membantu membangun perekonomian masyarakat di sekitar perusahaan maupun masyarakat umum dengan menyalurkan dana modal usaha melalui Divisi CSR (Corporate Social Responsibility).

Dan untuk teknis penyaluran dana, biasanya dalam bentuk event competition. Oleh karena itu, event tersebut merupakan peluang bagi para calon pengusaha untuk mendapatkan tambahan dana bagi kelangsungan usaha Anda.

3. Bisa Mencoba untuk Meminjam atau Menjalin Kerjasama

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan modal usaha yaitu dengan melakukan join bersama dengan seseorang yang dianggap memiliki modal yang cukup besar. Anda bisa mengajak rekan atau bahkan kerabat Anda sendiri yang ingin mendirikan sebuah usaha, tetapi terhambat oleh ide. Anda bisa segera join kepada orang tersebut. Dia yang mempunyai modal sedangkan Anda yang mempunyai ide.

Anda perlu membuat perjanjian tertulis ketika menjalani kerja sama ini, itu karena untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu di kemudian hari. Sehingga Anda dan rekan dalam menjalankan usaha tersebut bisa bekerjasama dalam waktu yang cukup lama. Dan yang harus diingat, pembagian hasil yang sesuai dan seimbang, akan memuluskan kerjasama antara Anda dan rekan Anda tersebut.

4. Mencari Investor

Cara mendapatkan modal bisnis selanjutnya adalah dengan mencari investor. Seperti halnya dengan menjalin kerjasama, mencari investor lebih cenderung untuk memberikan modal dalam bentuk dana (uang). Anda dapat menjelaskan plan bisnis yang akan dijalankan, kemudian memperkirakan dana yang diperlukan untuk memulai sebuah usaha, yang kemudian menawarkan keuntungkan kepada investor dengan membantu berapa persen dari keuntungan yang didapat. Hal lainnya sama seperti cara di atas, hal-hal seperti pembagian hasil atau kesepakatan lain harus dibuat berupa perjanjian tertulis agar kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan bila terjadi sesuatu di kemudian hari.

Mungkin sedikit beresiko mendapatkan modal usaha dengan mencari investor, mengingat kerjasama ini bersifat serius dan ada hukum tertulis didalamnya. Meskipun investor tersebut adalah saudara atau kerabat dekat sendiri.

5. Mengajukan Pinjaman Modal Usaha ke Bank atau Koperasi

Untuk mendapatkan modal usaha, Anda juga dapat mengajukan permohonan pinjaman modal usaha ke Bank atau Koperasi. Sebelum pengajuan ini, tidak jarang pihak Bank atau Koperasi ingin mengetahui profil usaha yang akan Anda buat berupa proposal atau bahkan beberapa meminta Anda untuk menyampaikan Feasibility Study yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis dilihat dari sisi Keuntungan Finansial (Financial Benefit), Keuntungan Secara Makro Ekonomi (Macro Economy Benefit), serta Keuntungan Sosial (Social Benefit) yang diterima masyarakat berkaitan dengan usaha yang akan Anda bentuk.

Sebagaimana namanya pinjaman Anda harus mengembalikan biaya tersebut dalam jangka waktu tertentu, ditambah bunga pinjaman yang besarannya bekisar antara 8-10% per tahun. Namun demikian, kami menyarankan agar ini menjadi pilihan terakhir karena kewajiban pembayaran bunga dan cicilan dapat menjadi kendala untuk bisnis yang baru mulai berjalan.

6. Lembaga Pegadaian

Cara mendapatkan modal bisnis dengan mudah tanpa harus kehilangan barang yang dimiliki, Anda bisa pergi ke pegadaian. Slogan pegadaian yang sudah sering dikenal adalah mengatasi masalah tanpa masalah. Memang banyak yang merasa berat jika harus menjual barang pribadi hasil dari jerih payah sendiri. Caranya adalah dengan menyimpan di pegadaian sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.

Menggadaikan ini aman, karena barang tersebut akan dijaga dengan baik oleh petugas pegadaian. Prosesnya pun cepat dan bunganya lebih kecil dibandingkan dengan pinjaman ketika di bank. Agar bisa menebus barang yang dititipkan di pegadaian, Anda harus pandai menghitung arus keuangan. Kalo misalnya dalam jangka waktu yang ditentukan tetap tidak bisa menembus barang yang digadaikan, Anda bisa memperpanjang waktunya sehingga sangat mudah dilakukan. Agar dana bisa lebih cepat dilakukan, Anda harus menyiapkan surat tersebut dengan lengkap. Misalnya ingin menggadaikan sepeda motor, maka bawalah BPKBnya. Kalau ingin menggadaikan emas, maka bawalah surat tanda pembeliannya. Dengan begitu, dana akan mudah untuk dicairkan.

Yah, membuka usaha sendiri merupakan hal yang baik. Nah, sebelum memilih beberapa opsi cara mendapatkan modal usaha seperti yang disebutkan di atas, ada baiknya terlebih dahulu Anda memutuskan usaha apa yang akan dijalankan. Anda harus tahu apa saja yang harus dilakukan termasuk risiko yang harus ditanggung. Bila Anda sudah yakin untuk melakukan usaha secara mandiri, silahkan Anda menentukan mana cara mendapatkan modal usaha yang lebih mudah dan menguntungkan. Semoga sukses….