Apa Yang Dimaksud Dengan Investasi? Simak Di Sini Penjelasannya

Categories: blog

Bagi pengusaha tentu saja sudah tidak asing lagi dengan yang namanya investasi. Nah buat kamu yang bukan pengusaha, sudah tahu belum apa yang dimaksud dengan investasi atau adakah keinginan kamu untuk melakukan investasi? Nah dalam artikel ini, kita akan memahaminya lebih dalam lagi. Yuk, kita simak sama-sama pejelasannya.

Pengertian Investasi

Secara umum, pengertian dari investasi adalah penanaman aset atau dana yang dilakukan oleh sebuah perusahaan atau perorangan untuk jangka waktu tertentu demi memperoleh imbal balik yang lebih besar di masa depan. Secara etimologi, investasi berasal dari kata invest yang artinya menanam uang atau modal.

Sedangkan menurut ilmu ekonomi, investasi adalah pengeluaran penanam modal maupun perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan juga perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang serta jasa yang tersedia dalam perekonomian.

Investasi memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian baik itu di dalam negeri ataupun di luar negeri disetiap tahunnya. Pelaku investasi dikenal sebagai investor, investor inilah yang akan menanam modal yang berupa pemberian jaminan keamanan yang baik, upah buruh dan lain-lain.

Berikut Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Ekonomi:

Fitz Gerald: Investasi merupakan kegiatan yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber yang dipakai untuk mengadakan modal barang pada saat sekarang.
Mulyadi: Investasi ialah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang.
Gitman dan Joehnk (2005:3): Pengertian investasi adalah suatu sarana di mana dana dapat ditempatkan dengan harapan hal tersebut akan menghasilkan pendapatan positif atau menjaga atau meningkatkan nilainya.
Sadono Sukirno: Investasi diartikan sebagai pengeluaran atau pembelanjaan penanam-penanam suatu modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan juga perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan juga jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian.
Haming dan Basalamah: Pengertian investasi adalah pengeluaran pada saat sekarang untuk membeli aktiva real (tanah, rumah, mobil dan lain-lain) atau juga aktiva keuangan mempunyai tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan juga investasi ialah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber (dana) yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang.
James C Van Horn: kegiatan yang dilangsungkan ialah dengan memanfaatkan kas pada sekarang ini, dengan tujuan untuk mendapatkan hasil barang di masa yang akan datang.
Sunariyah: Investasi ialah penanaman modal untuk satu ataupun lebih aktiva yang dimiliki dan juga biasanya berjangka waktu lama dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang.
Henry Simamora: Investasi ialah suatu aktiva yang digunakan oleh perusahaan untuk menambahkan atau pertumbuhan kekayaannya melalui distribusi hasil investasi (misal pedapatan bunga, royalty, deviden, pendapatan sewa dan lain -lain ), untuk apresiasi nilai investasi atau juga untuk manfaat lain bagi suatu perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan dagang.
Farid Harianto dan Siswanto Sudomo (1998:2): Pengertian investasi menurut Farid Harianto dan Siswanto Sudomo adalah suatu kegiatan menempatkan dana pada suatu atau lebih daru sati aset (assets) selama periode tertentu dengan harapan dapat memperoleh penghasilan dan atau peningkatan investasi.
Salim HS dan Budi Sutrisno: Pengertian investasi menurut Salim HS dan Budi Sutrisno adalah penanaman modal yang dilakukan oleh investor, baik investor asing maupun investor domestik dalam berbagai bidang usaha yang terbuka untuk investasi yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan.
Kasmir dan Jakfar (2012): Pengertian investasi menurut Kasmir dan Jakfar adalah penanaman modal dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu relatif panjang dalam berbagai bidan usaha. Penanaman modal yang ditanaman dalam artian sempit berupa proyek tertentu baik yang bersifat fisik ataupun non fisik seperti proyek pendirian pabrik, jalan, jembatan, pembangunan gedung dan proyek penelitian dan pengembangan.

Jenis-Jenis Investasi

Investasi merupakan suatu kegiatang yang sering dilakukan oleh banyak orang terutama yang bekecimpung kedalam dunia bisnis. Akan tetapi investasi sendiri bukanlah hal yang sederhana. Bahkan kegiatan investasi sendiri memiliki beberapa jenis yang berbeda-beda. Dan berikut ini adalah beberapa jenis dari investasi.

Investasi Terbagi Atas Beberapa Jenis Dan Berikut Ini Berdasarkan Asetnya

  • Investasi pada financial assets: Investasi ini dapat dibedakan lagi menjadi dua. Pertama investasi pada financial assets yang dilakukan di pasar uang, misalnya berupa sertifikat deposito, commercial paper, surat berharga pasar uang dan lainnya. Kedua investasi pada financial assets yang dilakukan di pasar modal, misalnya berupa saham, obligasi, waran, opsi dan lainnya.
  • Investasi pada real asset: Investasi ini diwujudkan dalam bentuk pembelian asset produktif, pendirian pabrik, pembukaan pertambangan, pembukaan perkebunan dan lainnya.

Jenis Investasi Berdasarkan Bentuknya

  • Investasi langsung (direct investing). Investor membeli dan menjual bagian dari investasi secara langsung tanpa harus menggunakan fasilitas perusahaan investasi (investment companies) atau reksadana (mutual funds). Investasi ini membuat investor memiliki kontrol terhadap kegiatan perusahaan sehari-hari. Investor harus hadir secara langsung saat melakukan investasi ini, sehingga ia kenal langsung dengan pemilik perusahaan tersebut.
  • Investasi tidak langsung. Investor membeli dan menjual bagian dari investasinya melalui perusahaan investasi atau reksadana dalam bentuk portofolio sekuritas. Investor tidak terlibat secara langsung dan tidak memiliki kontrol terhadap kegiatan sehari-hari, melainkan hanya sebagai pemegang saham dan tidak perlu hadir secara fisik dalam kegiatan investasi yang dilakukan.

Jenis Investasi Berdasarkan Jenisnya

  • Tabungan

Ini merupakan jenis investasi yang dilakukan dengan menyimpan sejumlah uang di bank, uang ini dapat dipergunakan di kemudian hari dan nilainya akan bertambah karena terdapat bunga bank.

  • Emas

Emas atau logam mulia merupakan salah satu investasi yang sedang banyak digemari di Indonesia. Kelebihan investasi pada emas antara lain emas merupakan aset likuid yang mudah dijual. Sedangkan risiko investasi emas antara lain sulit dalam penyimpanannya.

  • Deposito

Deposito adalah penyimpanan uang untuk waktu tertentu, jika uang diambil sebelum waktu kesepakatan maka akan mendapat penalti atau denda. Bunga yang diterima dari deposito ini lebih besar dari tabungan.

  • Obligasi

Ketika kamu membeli obligasi, itu artinya kamu sedang meminjamkan uang kepada perusahaan atau pemerintah. Instansi tersebut akan mengembalikan modal kamu sekaligus memberikan bunga untuk pinjaman kamu. Daya tarik utama obligasi merupakan keamanan dari berinvestasi dengan ‘meminjamkan uang’.

Jika kamu membeli obligasi dari pemerintah maka investasi kamu bisa dikatakan tanpa risiko. Keamanan dan stabilitas dari obligasi tentu saja mempunyai sisi kelemahannya, yaitu rendahnya potensi return yang akan kamu dapatkan sehingga dapat dikatakan obligasi merupakan kendaraan investasi yang memiliki return rendah.

  • Reksadana

Reksadana merupakan tempat menghimpun dana pribadi pada suatu perusahaan tertentu yang kemudian uang itu akan digunakan untuk investasi oleh manajer investasi berpengalaman. Jadi, untuk reksadana kamu tidak perlu belajar tentang investasi, cukup mempercayakan uang kamu kepada profesional yang telah menggeluti bidang tersebut untuk waktu yang cukup lama.

  • Properti

Investasi properti adalah investasi terhadap barang tertentu. Properti yang paling sering dijadikan media investasi adalah rumah dan tanah. Barang tak bergerak ini harganya juga cenderung naik setiap tahunnya, oleh karena itu rumah dan tanah banyak dijadikan investasi.

  • Saham

Saham adalah surat berharga yang menjadi bukti bahwa kamu memiliki kepemilikan atas suatu perusahaan. Saham yang kita tanamkan akan dijadikan modal untuk pengembangan perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen (pembagian sebagian laba perusahaan sesuai dengan nilai sahamnya).

Tujuan Investasi

Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pada umumnya tujuan investasi adalah untuk:

  • Mendapatkan penghasilan yang tetap dalam setiap periode. Misalnya seperti bunga, royalti, uang sewa dan lain-lain yang di mana penghasilannya dapat digunakan untuk kebutuhan hidup.
  • Mendapatkan dana khusus, misalnya dana tersebut digunakan untuk keperluan sosial, memperluas usaha dan lain-lain.
  • Menjamin tersedianya bahan baku dan memperoleh pasar untuk menjual produk yang telah di produksi.
  • Mengontrol perusahaan dengan cara melalui kepemilikan aset-aset perusahaan tersebut.
  • Mengurangi persaingan diantara perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.
  • Menjaga hubungan baik antara perusahaan maupun cabang perusahaan.

Manfaat Investasi

Banyak pengusaha yang melakukan kegiatan semacam ini, sudah pasti investasi menyimpat banyak manffat dan keuntungan baik bagi si bos maupun perusahaannya. Dan untuk anda yang baru ingin memulai bisnis dan ingin berinvestasi, ada baiknya jika mengetahui manfaatnya terlebih dahulu.

  • Dapat Meningkatkan Aset

Kamu dapat membeli tanah saat ini untuk sebuah investasi, kemudian menjualnya di masa yang akan datang dengan nilai yang berkali-kali lipat dari harga saat membelinya atau pada tanah tersebut bisa dibangun apartemen dan disewakan atau di jual.

  • Memberikan Penghasilan Tetap

Jika kamu mendekati atau berada di masa pensiun, kamu akan mencari penghasilan tetap untuk biaya hidup sehari-hari. Berbagai investasi termasuk, ekuitas, obligasi dan properti dapat memberikan tingkat penghasilan yang tetap dan menarik yang seringkali lebih tinggi dari tingkat inflasi.

  • Dapat Memenuhi Kebutuhan Hidup Di Masa Depan

Tentunya kita tidak tahu kebutuhan apa saja yang diperlukan di masa depan. Untuk mencapai target yang telah di rencanakan di masa yang akan datang misalnya kita ingin membeli rumah, kendaraan dan kebutuhan lainnya. Maka hal tersebut akan lebih cepat tercapai jika mulai melakukan mengumpulkan uang atau berinvestasi mulai dari saat ini.

Bukan hanya menabung di bank saja tapi kita juga dapat merencanakan masa depan seperti persiapan untuk pendidikan, kesehatan dan pensiun dari pekerjaan. Jadi jangan hanya berinvestasi pada satu bidang saja, tapi berinvestasilah pada bidang lainnya. Hal ini bertujuan untuk menghindari jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dari satu investasi, maka ada cadangan diinvestasi yang lainnya.

  • Hidup Jadi Lebih Hemat

Investasi dapat membuat seseorang menjadi lebih hemat. Misalnya dengan cara menabung, orang akan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menabung dan hasil uang yang terkumpul dari menabung tersebut dapat dinikmati di masa yang akan datang atau jika dibutuhkan.

Bisa juga berinvestasi dalam bentuk asuransi, seseorang yang berinvestasi dengan cara asuransi harus membayar biaya asuransi setiap bulannya atau dalam jangka waktu tertentu dan hasil dari investasi asuransi tersebut dapat dinikmati di masa yang akan datang.

  • Mencegah Dari Jeratan Hutang

Seiring berkembangnya zaman, maka banyak sekali kebutuhan hidup yang harus dipenuhi terutama mengenai kebutuhan akan gaya hidup. Pastinya setiap orang memiliki gaya hidupnya masing-masing, misalnya seperti keinginan untuk membeli barang-barang tertentu yang harganya tergolong relatif mahal.

Mungkin saja karena ingin memenuhi gaya hidupnya orang tersebut memaksakan diri dan memutuskan untuk meminjam uang untuk memenuhi gaya hidupnya dan tentunya dia akan terjerat hutang. Maka dengan investasi kita dapat mencegah terjerat hutang, karena kita akan selalu memiliki komitmen yang kuat untuk menghindari jeratan hutang yaitu dengan cara gaya hidup hemat.

  • Menciptakan Kebahagiaan Bagi Keluarga

Dengan berinvestasi secara tepat, maka kita dapat menciptakan kebahagiaan dalam keluarga, misalnya kesehatan hidup keluarga lebih terjamin dengan adanya asuransi, pendidikan anak lebih terjamin dan cadangan keuangan selalu ada jika diperlukan.

  • Mengasah Tanggung Jawab Dan Rasa Percaya Diri

Sikap bertanggung jawab dan rasa percaya diri adalah dua hal yang bisa semakin bertambah jika kita melakukan investasi. Secara finansial, tanggung jawab keuangan terhadap keluarga, perusahaan dan pribadi akan meningkat. Sedangkan rasa percaya diri juga terasah saat melakukan investasi, terutama jika kita terjun langsung dalam usaha yang terkait investasi

Faktor Yang Mempengaruhi Investasi

Investasi merupakan salah satu variabel yang penting dalam sebuah perekonomian. Faktor penentu investasi sangat bergantung pada situasi mendatang sehingga sulit diramalkan. Oleh karena itu, investasi mudah berubah sesuai dengan iklim ekonomi saat itu juga. Lalu apa saja faktor yang mempengaruhi investasi sehingga mudah sekali berubah? Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi investasi, yaitu:

  • Suku Bunga

Suku bunga merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi.

  • Pengaruh Nilai Tukar

Nilai tukar mata uang domestik akan sangat mempengaruhi investasi. Dari segi permintaan, penurunan tingkat nilai tukar mata uang domestik akan mengurangi investasi. Namun, nilai tukar mata uang domestik akan mendorong perluasan investasi pada barang barang perdagangan jika dari sisi penawaran.

  • Inflasi

Tingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang tinggi akan meningkatkan risiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjang inflasi yang tinggi dapat mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam modal serta menimbulkan distrosi informasi tentang harga-harga relatif.

  • Ketersedian Faktor Produksi

Besarnya jumlah barang modal yang tersedia menyebabkan rumah tangga perusahaan menunda investasinya. Perusahaan akan memaksimalkan pemanfaatan faktor-faktor produksi seperti modal berupa mesin-mesin produksi. Hal ini dilakukan agar pengeluaran investasi barang modal menjadi lebih efisien.

  • Kualitas Sumber Daya Manusia

Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah teknologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Teknologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.

  • Pengaruh Infrastruktur

Keadaan infrastruktur dapat mengundang para investor untuk menanamkan modalnya. Banyak negara yang mengundang para investor untuk menanamkan modalnya pada sektor sarana dan prasarana atau infrastruktur. Baik dibidang trasprotasi seperti, jalan, pelabuhan, terminal, bandar udara dan sebagainya.

  • Birokrasi Perizinan

Birokrasi perizinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat. Padahal bagi pengusaha, waktu adalah uang. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.

  • Pendapatan Nasional

Pendapatan nasional yang tinggi akan berpengaruh terhadap kenaikan pendapatan masyarakat. Pendapatan masyarakat yang tinggi mendorong kenaikan tingkat konsumsi barang dan jasa, akibatnya perusahaan mengalami kenaikan laba. Hal tersebut mendorong perusahaan untuk lebih meningkatkan lagi nilai investasinya.

  • Perubahan Teknologi

Kemajuan teknologi mendorong perusahaan memanfaatkan teknologi yang lebih modern. Perusahaan menginvestasikan sebagian pendapatannya pada teknologi yang dapat memberikan keuntungan besar bagi perusahaan.

Cara Melakukan Investasi Dengan Efisien

Ada banyak cara untuk menggandakan uang dan di zaman modern ini, investasi adalah cara paling ampuh yang banyak dicari orang. Ya, investasi itu perlu. Namun masih+ banyak yang belum tahu bagaimana cara melakukannya. Nah berikut ini adalah cara melakukan investasi yang bisa kamu lakukan:

  • Memiliki Tujuan

Kenapa tujuan (objective) dalam berinvestasi sangat penting? Hal ini karena jika kamu tidak memiliki tujuan yang jelas, maka akan sulit menentukan langkah apa yang harus diambil selanjutnya. Tujuan akan memengaruhi investasi seperti apa yang sebaiknya kamu ambil, mulai dari segi jangka waktu, jenisnya hingga di mana kamu ingin menempatkan investasi tersebut.

  • Modal

Modal (capital) ini membahas seputar dana atau aset yang kamu miliki sekarang. Saat ini, berinvestasi dengan modal Rp100.000 atau kurang dari itu sudah mungkin untuk kamu lakukan. Modal juga mempengaruhi jenis investasi, misalnya emas, saham atau properti.

  • Pikirkan Risiko

Keuntungan tinggi maka risiko juga tinggi dan risiko rendah maka keuntungan juga rendah. Itulah prinsip investasi. Jadi, kalau kamu yang menawarkan investasi atau apapun dengan keuntungan selangit dan bilang bahwa itu risikonya rendah, kamu wajib curiga atau bahkan tidak perlu buang waktu mendengarkannya. Karena itu artinya melawan kenyataan dan fakta di dunia keuangan yang sudah lebih dari 100 tahun.

Dari sini kamu sudah bisa paham bahwa ketika berinvestasi dengan return tinggi maka harus siap dengan risiko tinggi. Jadi berburu investasi dengan keuntungan tertinggi bukan selalu yang terbaik, karena sangat mungkin kamu tidak siap dengan risikonya.

  • Memilih Investasi yang Tepat

Ada berbagai jenis investasi yang bisa ditemukan di pasar saham. Saham, obligasi, deposito dan lainnya. Nah pilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan dan kemampuan kamu secara finansial. Setiap jenisnya memiliki kelebihan dan keuntungannya masing-masing dan tentunya dengan kisaran risiko yang juga berbeda.

Urutan dari jenis yang risikonya dan imbalannya tertinggi adalah saham, reksadana, obligasi dan terakhir deposito. Untuk berinvestasi saham, kuatkan mental kamu dan pelajari lebih mendalam tentang seluk beluk berinvestasi saham secara komprehensif untuk mengetahui risikonya.

  • Mulai Dari Investasi Kecil

Mulailah berinvestasi dengan modal sedikit demi sedikit, untuk menumbuhkan rasa percaya diri kamu. Pilih investasi yang sudah terjamin dan memiliki performa yang baik selama lima hingga sepuluh tahun terakhir. Kamu bisa konsultasi lebih lanjut kepada broker kamu. Untuk referensi, bacalah lebih banyak buku mengenai tips bermain saham untuk pemula atau mengikuti perkembangan saham di internet.

Setiap bisnis tentunya harus memiliki rekan kerja dan sama halnya dengan melakukan investasi. Utamakan anda harus mengerti di bidang apa anda sedang menanam uang anda dan anda juga harus mengenal rekan bisnis anda dengan baik. Setelah itu barulah anda benar-benar bisa melakukan investasi. Dengan adanya artikel ini semoga dapat menambah pengetahuan anda dalam hal investasi.